Cerita Bunda

Coretan Bunda Mengisi Waktu Luang

Raising Halal Awareness

Baju Muslim Anak Lucu

Terpikir, membuat tulisan raising halal awareness ini disebabkan banyaknya orang-orang di sekitar kita kurang perhatian dan mungkin pengetahuan terhadap halal haram ini. Kebanyakan orang mungkin hanya berpikir bahwa halal-haram hanya seputar babi, anjing, dan alkohol. Memang tidak salah, tetapi banyak juga yang tidak mengerti, bahwa produk-produk biasa yang dikira halal semacam roti cokelat pun bisa terjebak unsur haram. Kok bisa..??

 

Salah satu yag sering kita lupakan saat menyantap makanan adalah proses produksinya. Misal ada orang berkata, “ah, orang kampung kayak saya mah makan keripik singkong aja yang udah jelas halalnya. Daripada makan yang daging-daging.. belum tentu daging sapi, siapa tahu daging babi atau tikus. Eyyyy..!!”.

Nah, di sinilah kita perlu menelusuri. Apakah proses produksi dari keripik tersebut sudah sepenuhnya halal? Bagaimana jika minyak yang digunakan dalam menggoreng keripik tersebut tercampur dengan lemak babi?? Atau peralatan masak yang digunakan sudah terkontaminasi daging babi?

 

Contoh lain adalah kue (cake). Saat ini menjamur toko-toko kue yang menawarkan kue-kue lezat aneka rasa. Yang harus diketahui, titik kritis pembuatan kue ada di bahan penambahnya. Tidak jarang, kue dibuat dengan menambahkan rhum untuk penguat aroma. Rhum, tentu saja haram karena termasuk golongan alkohol (khamr).

 

Beberapa contoh penganan lain beserta titik kritisnya, antara lain:

  1. Tape singkong, ketika fermentasi yang menghasilkan gula sudah terlewati, maka yang terjadi adalah fermentasi yang menghasilkan alkohol. Tape singkong maupun tape ketan yang sudah mengalamai fermentasi alkohol akan terasa lebih asam dan menimbulkan sensasi seperti soda (orang Sunda bilang: nyereng).
  2. Nasi goreng. Harap berhati-hati ketika kita memesan nasi goreng ataupun masakan cina, karena si pedagang kadang sering memasukkan arak masak (ang ciu) untuk menambah rasa dan aroma.
  3. Masakan Jepang. Anda suka makan sushi? Maka berhati-hati pula lah. Sushi sering dimakan bersama mirin. Mirin adalah turunan dari sake yang pastinya tergolong khamr juga dong..
  4. Roti. Titik kritis roti ada di ragi. Seperti halnya kasus Ajinomoto yang sempat boom di era 90-an. Maka, kita pun harus waspada akan media tumbuh yag digunakan untuk pembuatan ragi tersebut. Jangan-jangan, salah satu tahapan inokulasi nya menggunakan media yang mengandung daging babi.
  5. Banyak lagi deh makanan yang harus kita-hati-hati dalam menyantapnya.

 

Salah satu kebiasaan yang harus kita tanamkan untuk mencegah tubuh dari makanan yang haram dan hanya menyantap yang halal adalah membiasakan diri untuk mengecek ada tidaknya logo halal pada kemasan makanan yang akan kita makan. Ataupun mengecek via website MUI status kehalalan restoran/ rumah makan yang akan kita kunjungi.

 

Untuk restoran cepat saji, ini yang Bunda tahu tentang status halal nya.

-          KFC, CFC, McDonalds: Sudah ber Sertifikat Halal MUI.

-          Hoka-hoka Bento: Sudah ber Sertifikat Halal MUI

-          Solaria, Hanamasa : Belum bersertifikat Halal MUI.

-          Bread Talk, J.Co., Holland Bakery: Belum ber Sertifikat Halal MUI.

-          Dll (lainnya cek sendiri yaa..)

 

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menginspirasi Anda untuk raising halal awareness. Karena makanan haram yang masuk ke tubuh kita bisa mengakibatkan tidak diterimanya ibadah kita. Na’udzubillahi mindzaalik.

Kita hanya bisa berusaha memasukkan hanya yang baik-baik saja. Semoga Allah meridhoi. Aamiinn….

 

Incoming search terms:

Bosan dengan model busana muslim yang biasa? Temukan Busana Muslim unik dan elegan di www.butikaini.com
posted by nuren in islam and have Comments (2)

SEO Powered By SEOPressor